PANDUGA.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memprediksi jumlah pemudik Lebaran 2025 mencapai 140 juta orang. Para pemudik akan melakukan perjalanan ke berbagai daerah menggunakan berbagai jenis moda transportasi.
“Diprediksi 140-an juta masyarakat akan melakukan perjalanan. Ini sekali lagi dengan berbagai tujuan, dengan berbagai transportasi,” ujar AHY saat ditemui di Menara Kompas, Jumat (21/3/2025).
AHY berharap lonjakan pemudik ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah karena aktivitas ekonomi meningkat selama periode Lebaran.
Upaya Pemerintah dalam Menghadapi Arus Mudik
Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan arus mudik berjalan lancar, di antaranya:
– Kementerian PUPR menyiapkan alat berat untuk menangani kemungkinan kerusakan jalan.
– Manajemen lalu lintas akan diterapkan dengan rekayasa dan modifikasi arus guna mengurangi kemacetan.
– Operasi Ketupat 2025 dilaksanakan oleh Polri, dibantu TNI, Basarnas, BMKG, Kementerian Perhubungan, serta Pramuka.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 28-30 Maret 2025, sementara puncak arus balik diprediksi pada 5-7 April 2025.
Untuk pengamanan, 164.298 personel gabungan diterjunkan dan 2.835 posko telah disiagakan:
– 1.738 pos pengamanan
– 788 pos pelayanan
– 309 pos terpadu
Selain itu, 126.736 objek vital juga akan diamankan, termasuk masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan tempat wisata.
“Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran,” ujar AHY.(CC-01)