PANDUGA.ID, SEMARANG – Menjelang Lebaran, tren sewa iPhone di Kota Semarang mengalami lonjakan signifikan. Peningkatan permintaan ini dipicu oleh berbagai kebutuhan, mulai dari dokumentasi buka bersama (bukber), bagi takjil, liburan, hingga pembuatan portofolio usaha. Dengan kualitas kamera yang unggul dan fitur premium, iPhone menjadi pilihan favorit bagi banyak penyewa.
Menurut pemilik jasa sewa iPhone di Semarang, Kasyful Albab Al Musthofa, jumlah penyewa meningkat hingga tiga kali lipat dalam dua minggu terakhir.
“Dua minggu terakhir ini meningkat pesat, karena banyak yang bukber, sahur, bagi-bagi takjil, apalagi ini mendekati libur Lebaran,” ujar Kasyful saat dihubungi Kompas.com, Rabu (26/3/2025).
Sewa iPhone untuk Gengsi hingga Kebutuhan Usaha
Penyewaan iPhone banyak diminati oleh kalangan remaja hingga dewasa dengan rentang usia 17 hingga 30 tahun. Salah satu faktor utama yang mendorong tren ini adalah standar sosial dan gengsi di masyarakat.
“Banyak orang Indonesia yang gengsinya tinggi, tapi mungkin belum mampu membeli iPhone, jadi mereka memilih menyewa 2 sampai 3 hari,” kata Kasyful.
Namun, tidak semua penyewa hanya mengejar gengsi. Banyak juga yang menyewa untuk keperluan bisnis dan pekerjaan, seperti membuat konten atau portofolio usaha.
“Ada juga yang menyewa untuk kebutuhan kerja. iPhone lebih masif fungsinya, terutama dari segi kamera dan keamanannya,” tambahnya.
Harga Sewa iPhone Bervariasi
Kasyful menawarkan berbagai seri iPhone untuk disewakan, mulai dari iPhone XR, iPhone 11, iPhone 11 Pro, iPhone 12, hingga iPhone 13. Harga sewanya pun bervariasi, tergantung pada seri dan durasi pemakaian.
– Harga per hari: Rp100.000 – Rp200.000
– Harga per jam: Mulai Rp10.000 (tersedia pilihan 1-2 jam)
Saat ini, Kasyful memiliki lebih dari 30 unit iPhone untuk disewakan dan telah memperluas usahanya ke empat kota lain, yaitu Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Jakarta.
“Lebaran besok sudah banyak yang booking. Tapi rata-rata mereka datang tiba-tiba, satu jam sebelum nyewa baru ngechat,” ucapnya.
Keamanan: Jaminan dan Risiko Penyewaan
Untuk menghindari penyalahgunaan, setiap penyewa diwajibkan menyerahkan jaminan seperti KTP atau SIM bagi warga Semarang, serta STNK atau paspor bagi penyewa dari luar kota.
Meskipun begitu, tidak sedikit kasus penyalahgunaan yang terjadi. Kasyful mengungkapkan bahwa pernah ada penyewa yang membawa iPhone ke pegadaian, bahkan ada juga yang mencuri perangkat tersebut.
“Pernah ada iPhone yang dibawa ke pegadaian, dan ada juga yang dicuri oleh kriminal kelas kakap. Akhirnya tertangkap, tapi iPhone-nya sudah hilang,” tuturnya.
Dengan tren yang terus meningkat, bisnis sewa iPhone menjadi peluang usaha yang menjanjikan, terutama di momen-momen spesial seperti bulan Ramadan dan Lebaran.(CC-01)